Berita Puncak

Edisi Khusus 4 Tahun Bupati Puncak

Pembangunan infratruktur dasar jadi prioritas

ILAGA- Meski kondisi harga bahan bangunan untuk menunjang kegiatan fisik, di Kabupaten Puncak terbilang cukup mahal di Indonesia, contohnya saja 1 sak semen harganya bisa mencapai Rp.2,5 Juta, namun tak menyurutkan semangat dari Bupati Puncak Willem Wandik, dalam membangun sarana dan prasarana infratruktur dasar di Kabupaten Puncak, selama 4 tahun.
Ya, Secara garis besar, pembangunan fisik selama empat tahun terus mengalami perkembangan yang siginifikan,apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, misalnya jalan dari Ilaga ke Beoga, dari Ilaga ke Sinak, dan juga jalan didalam kota Ilaga, termasuk pembangunan peningkatan lapangan terbang perintis seperti lapangan terbang Ilaga, Beoga dan Sinak.
Pembangunan sejumlah kantor-kantor pusat pemerintahan,perumahan guru, bangunan sekolah,rumah bagi petugas kesehatan, serta bangunan rumah-rumah pejabat juga sudah dibangun, termasuk kantor Bank Papua, serta rumah sehat bagi masyarakat,termasuk pembangunan jembatan, serta pembangunan air bersih,bisa dilihat saat ini di Kabupaten Puncak dan sudah dirasakan oleh masyarakat.
Pembangunan rumah dinas bagi Bupati dan wakil Bupati dan pejabat eselon sebanyak 12 unit, dan kini siap ditempati di Ilaga.
“Pembanguan sektor infraktruktur merupakan prioritas utama, karena itu itu kita telah membangun infratruktur dasar penting seperti pembangunan sarana telekomunikasi untuk memudahkan komunikasi, dengan hadirnya Telkomsel di Ilaga,penyediaan alat-alat berat, untuk membuka akses jalan dari Kabupaten ke Distrik,baik ada yang sudah diaspal, maupun ada yang masih dengan tanah,meski biaya untuk mobilisasi alat berat sama harganya terbilang cukup mahal,”ungkapnya.(Diskominfo Puncak)
 
Berhasil membangun PLTMH di EROMAGA
ILAGA- Untuk sektor energi dan sumber daya, tersedianya pasikan energi listrik untuk penerangan jalan, kantor serta perumahan melalui PLTD (Disel), PLT-MH, maupun solar cell,bahkan ditahun ini, sedang diupaakan, pembangunan PLTMH  (pembangkit listrik tenaga mini hidro), menggunakan air sungai, berkaspasitas 2x 350 KW (kilo watt),yang sudah canangkan pembangunannya oleh Bupati Puncak Willem Wandik, sejak 2016 lalu, menggunakan anggaran APBD 2016-2018, direncanakan tahun 2018 sudah bisa beroperasi,sehingga beberapa waktu ke depan tidak perlu lagi terjadi gangguan dan ketidakadaan pasokan sumber daya listrik, sebagaimana yang dialami saat ini.
 
“Sejak tahun 2016 lalu, kita sudah membangun pembangkit listrik mini hidro di urumaga, kita renacanakan tahun 2018, kalau sudah selesai, jaga lihat nanti ilaga ini terang 2 x 24 jam,”ungkapnya,
Bahkan dengan adanya listrik 24 jam tersebut, menurut Bupati, akan bermunculan pusat-pusat ekonomi yang baru di ilaga, hal-hal yang tidak pernah dibayangkan oleh masyarakat, akan terjadi di Kabupaten Puncak, dengan demikian pembangunan di Kabupaten Puncak, semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera.(Diskominfo Puncak)
 
Bidang perhubungan akan kembali membeli pesawat kapasitas 4 Ton
ILAGA-Khusus untuk sektor perhubungan atau transportasi udara, saat ini di Kabupaten Puncak, dilayani oleh beberapa maskapai penerbangan swasta seperti Jhonlin, Pegasus, Trigana, Susi air, MAF, AMA, AIRfast dan Asian One.
“namun demikian lanynan penerbangan ini masih sangat mahal dan sulit bagi masyarakat, kita telah berupaya semaksimal dan terbaik mungkin untuk memberikan subsidi penerbangan, tetapi hal itu belum berdampak nyata dan harga masih tetap mahal, sehingga berakibat pada tingginya harga-harga di Kabupaten Puncak,”ujar Bupati.
Lanjut Bupati, pihaknya juga telah melakukan terobosan dengan pemerintah pusat terutama kementerian Pehubungn RI, hasilnya dimana akan ada program subsidi cargo dan subsidi penerbangan perintis,yang direncanakan akan berlaku pada pertengan tahun ini.
“itu langsung subsidi dari pemerintah pusat, hanya saja akan berlaku pertengahan tahun ini, dengan demikian masyarakat akan terbantu, penerbangan ke ilaga akan lebih murah lagi,termasuk harga barang,”tambahnya.
Bahkan Bupati mengatakan, pihaknya berencana pada tahun 2017 ini, akan kembali lagi membeli pesawat berkapasitas 4-5 ton,pesawat ini diharapkan akan membantu mempermudah mobilitas manusia dan barang serta dalam rangka menurungkan tingkat kemahalan barang dan jasa sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. (Diskominfo Puncak)
 
K-F: Nampak Bupati Puncak Willem Wandik,saat menyalami anak-anak SD di Distrik Sinak.

Sektor Pendidikan:berhasil membangun 47 gedung sekolah
ILAGA- Untuk mewujudkan janji politik terkait dengan menyiapkan masyarakat Puncak, yang terdidik, maka bidang pendidikan nampaknya menjadi prioritas pembangunan selama 4 tahun oleh Bupati Puncak Willem Wandik,dimana saat ini saja sudah ada 435 orang guru, yang terbagi atas guru perintis, guru penggerak desa terpencil (GPDT), yang bekerja sama dengan Universitas Gadjah Madah (UGM), serta guru tetap maupun para guru kontrak dan guru tidak tetap (GTT), dampaknya dimana saat ini pembangunan pendidikan makin gencar di Kabupaten Puncak, bahkan jumlah anak usia sekolah makin meningkat.
“saat ini masyarakat melihat bahwa pendidikan sangat penting bagi anaknya, sehingga mereka berlomba-lomba menyekolakan anaknya, kini jumlah murid 4.045 orang, dari semua tingkatan,”ujarnya.
Lanjut Bupati, dan untuk mendukung proses belajar-mengajar, maka pemerintah sudah membangun 47 gedung sekolah, yang terbagi atas TK sebanyak 6 gedung, SD sebanyak 31 gedung, SMP sebanyak 6 gedung,SMA sebanyak 3 gedung dan SMK sebanyak 1 gedung.
“kita rencanakan di beberapa titik, Ilaga, Beoga dan sinak, akan dibangun pendidikan berpola asrama, dengan demikian beberapa tahun ke depan, kita akan memiliki generasi Puncak, yang nantinya memegang tongkat estafet pembangunan di Kabupaten ini,”jelasnya.
Lanjut Bupati, bersamaan dengan itu, pihaknya juga mengupayakan pembangunan perumahan guru, perpusataan, dan sarana pendukung pendidikan lainnya, pemberian bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk anak SMP dan SMA/SMK, selain itu, untuk memberikan dukungan pelayanan pendidikan, maka pemerintah juga memberikan insentif bagi guru-guru serta mendatangkan beberapa guru penggerak daerah terpencil (GPDT) untuk memacu kuantitas dan kualitas pendidikan, serta mendukung proses belajar-mengajar d sekolah.
“Pemberian beasiswa kepada mahasiwa juga secara konsisten kita lakukan selama 4 tahun terakhir, program pengiriman praja IPDN, sampai dengan saat ini pemerintah sudah memberikan beasiwa terhadap mahaswia asal Kabupaten Punccak mulai dari jenjang diploma, samai dengan jenjang strata 3, dan juga siswa penerbangan luar negeri, serta bantuan pemondokan asrama bagi mahasiwa dimaksud, selaiu itu kita tetap memberikan bantuan bagi lembaga keagamaan, rumah-rumah ibadah, dan hamba-hamba Tuhan dan sekolah alkitab,”jelasnya.(diskominfo Puncak)


K-F: nampak seorang pasien saat dirawat di Puskesmas Ilaga.
Sektor kesehatan:seriusi pembangunan RSUD Pratama Tipe C

ILAGA-sektor kesehatan juga menjadi prioritas Bupati Puncak Willem Wandik,ini terbukti dengan dirinya sejak tahun 2016 lalu, telah membangun gedung RSUD Pratama di Kabupaten Puncak, direncanakan tahun akhir 2018 sudah bisa rampung dan sudah bisa berperasi.
“selain itu kita juga sudah membangun 18 Puskesmas pembantu (pustu) dan 8 Puskesmas rawat jalan dan 3 puskesmas rawat inap, dengan tenaga kesehatan sebanyak 17 dokter dan 32 perawat dan 19 bidan, jumlah ini akan terus kita tingkatkan,”tukasnya.
Kata Bupati, selain itu berbagai program layakan kesehatan juga terus dilakukan antara lain pelayanan kesehatan di kampung-kampung, yang sulit dan terpencil,imunisasi, layanan operasi katarak,  pemberian vitamin dan makanan tambahan biagi bayi,ibu hamil dan ibu melahirkan, pemberian paket perlengkapan bagi bayi dan ibu melahirkan, pemberian bantua eprasioanl kesehatan, pembangunan rumah para medis, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan serta tersedianya puskemas keliling dan mobil ambulance, melengkapi alat kesehatan dan obat-obatan.
“Khusus untuk pembangunan RSUD Tpe C, msih terus kita upayakan sehingga ke depan, penduduk Kabupaten Punak, tidak perlu lagi keluar daearh untuk penangnan penyakit dan permasalahan kesehatannya, dengan demikiana angka kematian dpt ditekan di Kabupaten Puncak,”bebernya.(Diskominfo Puncak)

 


K-F: peresmian Grosir ilaga.

Sektor Ekonomi: bangun Grosir ilaga dan Kantor kas di Beoga dan Sinak
ILAGA-Untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemerintah daetah juga serius dan fokus, program emberdayaan ekonomi rakyat, antara lain, penyediaan bibit pertanian, penyediaan peralatan pertanian, pengembangan budidaya perikanan dan peternakan,pengadaan bibit babi, dan sapih perah serta bibit kelinci, pemberian pelatihan, pembinaan dan peningkatan kapasitas kelompok tani, pelatihan industri Meubel, perbengkelan.
“bahkan tiga tahun ini, pemerintah daerah melakukan subsidi pembelian hasil bumi sektor pertanian dari masyarakat, serta pemberikan modal usaha bagi pelaku usaha lokal putra dan putri asli daerah, dengan demikian diharapkan terjadinya peningkatan pendapatan dan kemandirian masyarakat, sekaligus mengurangi tingkat ketergantungan masyarakat terhadap pemerintah,”ujarnya.
Sementara dibidang perbangkan, terbukti dengn status bank Papua cabang utama (KCU) Ilaga, serta telah dibukanya kantor kas Bank Papua di Distrik Beoga dan Distrik Sinak, diharapkan ditahun-tahun berikut juga dibangun Kantor kas di beberapa Distrik, guna membantu masyarakat dalam urusan perbankan.
Selain itu, untuk mengurangi tingkat kemahalan, maka pihaknya sudah membangun Grosir ilaga, yang saat ini dikelola oleh BUMD PT.Puncak Papua Mandiri, dengan menjual harga barang lebih murah 30 persen.(diskominfo Puncak)
 
Bidang pemerintahah:berhasil mekarkan 25 Distrik dan 206 kampung
ILAGA- Untuk bidang pemerintahan, sesuai dengan PP 18 tahun 2016, tentang organisasi perangkat daerah, maka saat ini Kabupaten Puncak, telah memiliki 25 Distrik dan 206 kampung, dengan gaji terbesar bagi kepala kampung sebesar Rp.5 juta/bulan, sementara intasi pemerintah sebanyak 49, yang terbagi atas 2 seretriat, 5 badan, 16 dinas.
“dengan adanya pemekaran Distrik dan kampung ini, diharapkan jankauan pelayanan pemerintahan akan lebih cepat dan fokus dan efektif serta efisien dan tetap sasararan,”tambahnya.(Diskominfo Puncak)

\