Berita Puncak

Pemkab Puncak Kembali Bidik Pembelian Pesawat di Luar Negeri

*Willem Wandik:”Karena PTDI masih butuh proses yang lama untuk merakit pesawat”

JAKARTA- Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M,Si, menegaskan jika pihaknya akan membeli  mendatangkan pesawat pada tahun ini,karena anggaran asuransi dari perusahan carebo sudah ada, akan ditambah dengan anggaran daerah, selanjutnya akan membeli pesawat,berbadan lebar,  bahkan pilihan pembelian ke luar negeri, nampaknya masih menjadi solusi jangka pendek untuk mendapatkan pesawat berbadan besar, yang memiliki daya angkot besar, guna menunjang proses pembangunan di Kabupaten Puncak.

 

pertemuan antara Menteri Perhubungan Ir.Budi Karya sumadi, dan Pemkab Puncak dipimpin oleh Bupati Puncak Willem Wandik, di Hotel Century Park Jakarta, Senin (22/5),kemarin.

 

“Kita sudah lakukan pertemuan dengan PT.Dirgantara Indonesia (PTDI),selaku perusahan dirgantara di Indonesia dan juga Kementerian Perhubungan, sayangnya untuk pesawat yang sesuai dengan kebutuhan daerah, ternyata masih butuh proses yang lama, PTDI belum siap, sehingga dengan dana yang ada saat ini, apakah kita beli pesawat carebo, atau kah twin otter atau caravan ke luar negeri, saya akan rapatkan dulu,”ungkapnya.

Kata Willem Wandik, pembelian pesawat yang memiliki daya angkot 3-4 ton sangat diperlukan, demi pembangunan daerah, kebutuhan serta kepentingan pendapatan asli daerah (PAD), apalagi hasil pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI, beberapa waktu lalu di hotel Century park Jakarta, dimana Menhub tidak melarang pemerintah Kabupaten Puncak membeli pesawat, hanya saja Menhub mempertimbangkan manejemen pengoperasiannya yang begitu komplit, serta perawatan, artinya mentenencenya nanti, serta persoalan lainnya, sehingga saat itu saran dari Menhub berupa sewa penerbangan.

 “Prinsipnya untuk pembelian pesawat tidak begitu masalah,hanya saja saran dari Menhub soal bagaimana pengelolaanya, teknisi, perawatannya, manjemennya,tapi pada prinsipnya Menhub sambut baik ide kita, dan bisa dilanjutkan, karena untuk percepatan pembangunan daerah, kebutuhan daeerah dan PAD daerah,”ujarnya.

Bahkan menurut Bupati, dirinya juga sudah menyampaikan kepada Menhub, bahwa Kabupaten Puncak sudah membentuk BUMD, nantinya BUMD inilah yang akan melakukan pengelolaan menejemen terhadap pengoperasian pesawat yang akan dibeli oleh pemkab Puncak.(DISKOMINFO PUNCAK)

*Willem Wandik:”Karena PTDI masih butuh proses yang lama untuk merakit pesawat”

JAKARTA- Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M,Si, menegaskan jika pihaknya akan membeli  mendatangkan pesawat pada tahun ini,karena anggaran asuransi dari perusahan carebo sudah ada, akan ditambah dengan anggaran daerah, selanjutnya akan membeli pesawat,berbadan lebar,  bahkan pilihan pembelian ke luar negeri, nampaknya masih menjadi solusi jangka pendek untuk mendapatkan pesawat berbadan besar, yang memiliki daya angkot besar, guna menunjang proses pembangunan di Kabupaten Puncak.

“Kita sudah lakukan pertemuan dengan PT.Dirgantara Indonesia (PTDI),selaku perusahan dirgantara di Indonesia dan juga Kementerian Perhubungan, sayangnya untuk pesawat yang sesuai dengan kebutuhan daerah, ternyata masih butuh proses yang lama, PTDI belum siap, sehingga dengan dana yang ada saat ini, apakah kita beli pesawat carebo, atau kah twin otter atau caravan ke luar negeri, saya akan rapatkan dulu,”ungkapnya.

Kata Willem Wandik, pembelian pesawat yang memiliki daya angkot 3-4 ton sangat diperlukan, demi pembangunan daerah, kebutuhan serta kepentingan pendapatan asli daerah (PAD), apalagi hasil pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI, beberapa waktu lalu di hotel Century park Jakarta, dimana Menhub tidak melarang pemerintah Kabupaten Puncak membeli pesawat, hanya saja Menhub mempertimbangkan manejemen pengoperasiannya yang begitu komplit, serta perawatan, artinya mentenencenya nanti, serta persoalan lainnya, sehingga saat itu saran dari Menhub berupa sewa penerbangan.

 “Prinsipnya untuk pembelian pesawat tidak begitu masalah,hanya saja saran dari Menhub soal bagaimana pengelolaanya, teknisi, perawatannya, manjemennya,tapi pada prinsipnya Menhub sambut baik ide kita, dan bisa dilanjutkan, karena untuk percepatan pembangunan daerah, kebutuhan daeerah dan PAD daerah,”ujarnya.

Bahkan menurut Bupati, dirinya juga sudah menyampaikan kepada Menhub, bahwa Kabupaten Puncak sudah membentuk BUMD, nantinya BUMD inilah yang akan melakukan pengelolaan menejemen terhadap pengoperasian pesawat yang akan dibeli oleh pemkab Puncak.(DISKOMINFO PUNCAK)

\