Berita Puncak

Willem Wandik : Negara Sudah Hadir di Kabupaten Puncak

Usia Negara Repbulik Indonesia sudah mengijak 72 tahun sejak meraih kemerdekan pada 17 Agustus 1945. Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik,SE,MSi mempunyai pandangan sendiri tentang makna peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia ini.

Menurut alumi Strata dua Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini,sejumlah pembangunan yang dilaksanakan oleh negara baik maupun pemerintah pusat Pemerintah Kabupaten Puncak, melalui berbagai kebijakan dan program untuk membangun Kabupaten Puncak, kini sudah dirasakan oleh masyarakat, sehingga masyarakat harus mengakui jika negara sudah hadir untuk mereka, meski harus diakui bahwa masih ada kekurangan disana sini.
“Negara melalui pemerintah kabupaten tahap demi tahap, tetap melangkah dengan pasti untuk mengatasi berbagai persoalan sosial, salah satunya soal kesejahteraan yang sampai saat ini masih menjadi pergumulan oleh masyarakat Puncak sendiri,maupun pemerintah sendiri. Kita tahap demi tahap mulai membangun,”ujar Bupati Willem Wandik.
Bupati Willem menilai, kehadiran negara bisa dilihat dengan lengkah kebijakan pemerintah pusat untuk memekarkan Kabupaten Puncak, sejak 2008 lalu.
Hal itu semata-mata dilakukan untuk mendekatkan rentang kendali dari pemerintah kepada masyarakat di Kabupaten Puncak dan tentunya melakukan pelayanan serta membuka keterisolasian daerah. Selain itu ada kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang sudah diterima oleh masyarakat di Puncak.
“Akses masuk dan keluar Kabupaten Puncak, semuanya menggunakan pesawat tidak ada jalan darat, akibatnya harga barang terlalu mahal, dan masyarakat kesulitan, maka negara melalui Kabupaten Puncak, mengambil langkah dengan menurungkan harga dengan kebijakan pembukaan grosir yang dikelolah oleh BUMD. Kini harga barang sudah turun hingga 30 persen, ini semua bukti kehadiran negara,”kata lelaki yang dinobatkan oleh salah satu stasion TV swasta nasional I News tv sebagai bapak Pembangunan Infratruktur Daerah Terpencil, baru-baru ini di Jakarta.
Menurut Bupati Willem, contoh lain yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah negara melalui pemerintah pusat, Presiden Joko Widodo juga telah memberikan perhatian bagi masyarakat di wilayah pegunungan termasuk Kabupaten Puncak dengan kebijakan BBM satu harga, Jika harga BBM baik solar, bensin, dan minyak tanah yang sebelumnya mencapai Rp50 per liter kini menjadi Rp6500 per liter sama dengan harga di daerah lain di Indonesia.
“Pemerintah juga terus membangun jalan darat, pembangunan lapangan terbang, rumah masyarakat. Itu bukti yang perlu kita apresiasi buat negara ini,”tuturnya.
Bahkan di bidang pendidikan, ada guru-guru yang siap mengabdi untuk masyarakat di Puncak melalui program yang dikeluarkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk mengajar anak-anak Puncak, meski kondisi di Puncak begitu jauh dari tempat mereka, ada anak-anak asal Kabupaten Puncak yang dikirim sekolah di Papua maupun diluar Papua,ada yang menjadi pilot, dokter dan lainnya, serta ada juga pelayanan  kesehatan, ada dokter yang mengabdi di pedalaman Kabupaten Puncak,PLTMH berkekuatan 700 Kvh yang akan selesai akhir 2018 mendatang, sebagai kekuatan listrik di Kabupaten Puncak.
“Kita juga telah mekarkan kampung, distrik, dan kini kampung-kampung itu mulai membangun dengan adanya perhatian pemerintah melalui program dana desa atau dana kampung, ini semua bukti bahwa negara benar-benar ingin agar masyarakat Puncak, bisa keluar dari persolan sosial budaya yakni kemiskinan itu,”tambahnya.
Oleh sebab itu, Bupati Willem berharap agar dalam momentum Hut Kemedekaan ke 17 Agustus ini, perwakilan negara di kabupaten seperti aparatur pemerintah kabupaten, dalam momentum 17 agutus ini, untuk lebih giat bekerja, melayani masyarakat,dengan kerja dan kerja yang nyata.
“Kita aparatur pemerintah merupakan ujung tombak negara di kabupaten, kita harus memberikan pelayanan  yang baik ke masyarakat,saya tahu bahwa bertugas di kabupaten Puncak, banyak tantangan, namun sekali lagi, saya menghimbau agar kita jangan kalah dengan keadaan, kita tetap semangat memberikan pelayanan, sehingga kita lah yang keluar sebagai pemenang dalam pembangunan di kabupaten ini,”ajaknya.
Justru hal ini menjadi tantangan bagi kita untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Puncak.
Bupati Willem juga berharap agar masyarakat Puncak, semua ikut terlibat dalam perayaan Hut ke-72 tahun ini, terutama terlibat dalam semua pertandingan-pertandingan maupun perlombaan yang dilaksanaknan oleh panitia, sehingga Hut Kemerdekaan ke-72 ini, berjalan dengan semarak. Dan yang terpenting adalah makna kemerdekaan bagi masyarakat Puncak sendiri.

\