Berita Puncak

Pelamar CPNS di Papua Sulit Ikuti System CAT

JAYAPURA [PAPOS] -Kesiapan Pemerintah Daerah dan para Pencari Kerja (Pencaker) di Papua akan mengalami kesulitan, jika penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2014, dilakukan dengan system Computer Assisted Tes (CAT).
Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Jayapura, Frans Pekey di ruang kerjanya mengungkapkan, jika penerimaan CPNS kali ini disesuaikan dengan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-R), maka untuk Papua akan kesulitan.

“Saya lihat kalau untuk Papua memang belum siap secara keseluruhan, baik kesiapan dari Pemerintah Daerah atau penyelenggara, tapi lebih dari itu para pelamar terutama pelamar yang ada di daerah,”katanya, baru-baru ini.

Kesulitan itu kata Pekey, disebabkan karena akses Internet di Papua yang rata–rata masih minim, serta sebagian pencari kerja yang ada di daerah pedalaman belum memahami akan internet termasuk di Kota Jayapura.

Makanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengharapkan ada kebijakan dari Gubernur Papua untuk memperjuangkan hal tersebut.“Kita harapkan pelamar di Kota Jayapura bisa menguasai atau mengakses internet sebab keputusan KemenPAN-RB, penerimaan CPNS Tahun ini dilakukan system CAT,”ujar Pekey.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Jayapura, Yosias Fonataba mengaku jumlah pencari kerja Orang Asli Papua sebagian besar belum memahami internet.

“Dari data yang kami punya, khusus pencari kerja asli Papua, ilmu pengetahuannya tentang internet masih dibawa 10 persen,”kata Fonataba di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Perlu diketahui, persyaratan awal yang diminta pada penerimaan CPNS kali ini sangat dipermudah oleh pemerintah, bahkan tidak serumit tahun – tahun lalu yakni pelamar hanya menyiapkan Ijazah, Transkip Nilai, KTP dan Pas Foto.[mar]

\