Berita Puncak

Papua Tuan Rumah Pelaksanaan Kejurnas Tenis Lapangan

Dalam rangka menghadapi PON XIX tahun 2016 mendatang, Pengprov cabang olahraga Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Papua akan menjadi tuan rumah Kejurnas tenis lapangan yang akan diselenggarakan pada tanggaral 20-27 Juni 2014 di Kota Jayapura.

Pelaksanaan Kejurnas tenis lapangan ini sekaligus dalam rangka mempersiapkan atlet yang akan mengikuti PON XIX 2016.

Ketua Pengprov Pelti Papua Herry Dosinaen,S.Ip kepada wartawan diruangan kerjanya, Selasa (20/5) kemarin, mengatakan  dalam Kejurnas yang memperebutkan total hadiah Rp.270 juta tersebut, pihaknya menargetkan para atlit Papua dapat menyumbangkan sebanyak 2 medali.

“Jadi minimal 2 medali yang kita sumbangkan dari sejumlah nomor yang dipertandingkan pada kejurnas kali ini,” ungkapnya.

 Sementara dari kegiatan ini, pengurus Pelti Papua mengharapkan adanya partisipasi dari seluruh daerah di Indonesia. Pihak panitia juga mengumumkan bakal menanggung seluruh akomodasi dan konsumsi para peserta dari kabupaten maupun luar Papua, yang mengikuti turnamen memperebutkan piala Gubernur tersebut.

Terkait dengan fasilitas dan lapangan sebagai tempat bertanding, Sekda mengaku telah menyiapkan tiga tempat sebagai tempat perlombaan. Ketiga tempat itu, yakni lapangan tenis Kodam, Polda, Walikota, sementara lapangan tenis MRP menjadi cadangan bila salah dari tiga tempat yang ada terpakai.

Masih menurut dia, saat ini Pengda Pelti Papua memiliki satu niat dan target kedepan yang mana melakukan perekrut anak-anak Papua untuk bisa menjadi tampil di dunia pertenisan, serta menjadi mutiara-mutiara hitam khususnya dalam bidang olahraga bergengsi itu.

“Sebab satu tujuan digelar turnamen ini adalah untuk bagaimana merekrut atlit yang nantinya ikut bertanding pada Pon 2016 di Bandung dan juga kita bagaimana melihat potensi yang ada untuk kita bina saat Papua menjadi tuan rumah di PON 2020”.

“Tapi yang jelas dalam kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur kami semua dengan semua stakeholder dan yang lain terutama Bank Papua, Bank

Mandiri, Bank BNI serta bank swasta yang ada di Papua untuk kita sama-sama bergandengan tangan memberikan dukungan sehingga penyelenggaraan Kerjurnas Gubernur Cup bisa berjalan dengan baik,”tuturnya.

Ditanya apakah pelaksanaan Kejurnas akan dikemas dengan paket wisata bagi para peserta, Sekda menampiknya. Namun ia mengharapkan sebanyak 150 peserta ikut Kejurnas, bisa menceritakan keramahan warga dan wisata Papua ke daerahnya masing-masing.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Andreas Paru menegaskan dalam turnamen kali ini panitia melibatkan pengurus pusat antara lain wasit nasional yang bakal tiba pada H-3. Wasit nasional juga akan memberi penyegaran kepada wasit lokal yang ada sebagai tambahan pengalaman untuk menuju pada PON 2020.

“Sehingga diharapkan nanti kejurnas ini tidak menghambat baik dari perwasitan hingga sistem pertandingan dan jadwal berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara dari segi keamanan, pihaknya mengaku sudah mempersiapkan hal tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengamankan penyelenggaraan even nasional itu.

Disinggung soal atlit Papua yang berpotensi menyabet medali, Andreas mengatakan ada empat atlit putra dan putri asli Papua yang menjadi tumpuan kita. Keempat atlit itu yakni, Onesius Imbiri, Apolos Wenda, Paulina dan Novita Kalem. Meski begitu, lanjutnya, Pelti Papua saat ini juga tengah mengembangkan potensi atlit yunior umur 13 tahun kebawah yang nantinya bakal mengambil ilmu dari luar daerah.[tho]

\