Pemkab Puncak Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako Terjangkau

K.F: Bupati Puncak Elvis Tabuni membagikan Sembako Murah secara simbolis.
Ilaga— Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar
kegiatan Gerakan Pangan Murah di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten
Puncak, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Puncak,
Elvis Tabuni, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh
masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat
Kabupaten Puncak (20/05/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Puncak menyampaikan apresiasi kepada Dinas
Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak yang telah bekerja keras menyelenggarakan
kegiatan tersebut guna membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan
harga terjangkau.
Menurut Bupati, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata perhatian
pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan
beban masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok dan tantangan
inflasi yang memengaruhi daya beli masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari
komitmen serius pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat. Pemerintah
ingin memastikan masyarakat, khususnya yang paling membutuhkan, benar-benar
merasakan hadirnya pemerintah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elvis Tabuni.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat
besar bagi masyarakat Kabupaten Puncak, khususnya dalam membantu memenuhi
kebutuhan sembako yang selama ini memiliki harga cukup tinggi di wilayah Ilaga
dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak, Otto Alom,
dalam laporannya menjelaskan bahwa “Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya
pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus
menekan laju inflasi daerah”.
Ia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan
bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dan mudah dijangkau, khususnya
bagi warga kurang mampu.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan sebanyak 1.500
paket bahan pokok yang terdiri dari 11 jenis kebutuhan, yakni beras 5 kilogram,
gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, garam, vetsin, tepung tapioka, susu
kaleng, kopi, mie instan, ayam potong, dan telur ayam.
“Harga satu
paket yang di pasaran Ilaga mencapai sekitar Rp355 ribu dijual kepada
masyarakat hanya seharga Rp100 ribu. Selain itu, ayam potong yang biasanya
dijual Rp70 ribu per ekor dijual Rp25 ribu, sedangkan telur ayam satu rak yang
umumnya mencapai Rp150 ribu dijual dengan harga Rp50 ribu” terang
Otto dalam laporannya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan menambahkan bahwa pembiayaan kegiatan Gerakan Pangan Murah bersumber dari DPA Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak Tahun Anggaran 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Puncak berharap dapat membantu
masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat sinergi
pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah. (Diskominfo
Puncak)