Pemkab Puncak Serahkan Hibah Rp 2 Miliar untuk Pembangunan Gereja Yordan Kago I

ILAGA-Wajah dari warga
jemaat gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Yordan Kago I, begitu bergembira,
terutama panitia pembangunan gereja, sebab pergumulan mereka untuk membangun
gereja, akhirnya terjawab, setelah Pemerintah Kabupaten Puncak menyerahkan
bantuan hibah sebesar Rp 2 miliar untuk mendukung penyelesaian pembangunan
Gereja Yordan Kago I, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), di Ilaga, Kabupaten
Puncak, Papua Tengah, Kamis (20/8/2026).Penyerahan bantuan turut disaksikan
Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, Ketua II DPRK Puncak Negro Wanimbo, Ketua
Komisi I DPRK Puncak Perius Denilson Wonda, Dandim 1717 Letkol Inf. Himawan Adi
Susanto, Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, Asisten III Sekretariat
Daerah Kabupaten Puncak, serta para staf ahli bupati.
Bantuan tersebut diserahkan
langsung oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni kepada panitia pembangunan gereja di
halaman Gereja Yordan Kago I.
Bupati Puncak Elvis Tabuni
mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam
mendukung pembangunan rumah ibadah dari berbagai denominasi gereja yang ada di
Kabupaten Puncak.
Menurut Elvis, Gereja Yordan Kago
I memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat di Lembah Ilaga. Gereja
tersebut disebut sebagai salah satu lokasi awal kedatangan dan pelayanan para
misionaris di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, bantuan diberikan
setelah pemerintah melihat upaya jemaat yang secara mandiri dan bergotong
royong membangun gereja hingga tahap penutupan atap.
“Gereja ini bersejarah karena
menjadi tempat para misionaris masuk pertama kali. Pemerintah melihat
masyarakat sudah siap dan bangunannya sudah sampai tahap tutup atap. Karena
itu, kami hadir untuk melengkapi kebutuhan yang masih kurang agar pembangunan dapat
diselesaikan,” ujarnya.
“Pemerintah sifatnya
memfasilitasi dan mendukung,” lanjut Elvis.
Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni
mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan Dinas Sosial Kabupaten Puncak yang
memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah.
Thomas mengatakan, Gereja Yordan
Kago I memiliki nilai sejarah bagi masyarakat di Lembah Ilaga sehingga dukungan
pemerintah dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian pembangunannya.
“Puji Tuhan, kami memberikan
apresiasi tinggi kepada Pak Bupati dan Dinas Sosial. Gereja Yordan Kago I ini
sangat bersejarah di Lembah Ilaga sehingga sudah sepantasnya pemerintah
memberikan dukungan agar pembangunannya segera tuntas,” kata Thomas.
Bantuan sebesar Rp 2 miliar
tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan diperuntukkan bagi
penyelesaian pembangunan fisik gereja.
Thomas berharap panitia
pembangunan dapat mengelola anggaran tersebut secara transparan, bertanggung
jawab, dan sesuai peruntukannya.
“DPRK Puncak berharap panitia
pembangunan dapat mengelola dan memanfaatkan anggaran tersebut secara maksimal,
transparan, dan bertanggung jawab agar rumah ibadah ini segera dapat digunakan
secara utuh oleh jemaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap
pembangunan rumah ibadah sejalan dengan semangat Otsus dalam mendukung
kehidupan keagamaan masyarakat Papua serta menjadi bagian dari pelaksanaan visi
dan misi Pemerintah Kabupaten Puncak.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten
Puncak Aser Tabuni mengatakan, penyaluran bantuan hibah keagamaan merupakan
bagian dari program pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan keagamaan
masyarakat.
Menurut Aser, bantuan hibah
diberikan melalui mekanisme yang transparan, baik secara langsung maupun
melalui transfer ke rekening lembaga keagamaan.
“Pemerintah daerah telah dan
sedang menyalurkan berbagai bantuan hibah gereja secara transparan, baik secara
tunai langsung di hadapan publik maupun melalui transfer rekening bank lembaga
keagamaan,” kata Aser.
Sementara itu, Ketua Panitia
Pembangunan Gereja Yordan Kago I, Melkias Tabuni, menyampaikan terima kasih
kepada Bupati Puncak dan pemerintah daerah atas bantuan tersebut.
“Haleluya, hari ini kami mengucap
syukur kepada Tuhan karena melalui Bapak Bupati, Ketua DPRK, dan Kepala Dinas
Sosial, kami mendapatkan bantuan Rp 2 miliar untuk melengkapi kekurangan
pembangunan gereja kami,” kata Melkias.
Ia mengatakan, seluruh jemaat Yordan Kago I menyambut bantuan tersebut dengan penuh sukacita dan berharap pembangunan gereja dapat segera diselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Puncak
menyebut telah menyalurkan sejumlah bantuan hibah keagamaan, di antaranya:
- Gereja
Kantor Wilayah Timika sebesar Rp 3,5 miliar melalui transfer.
- Peresmian
Alkitab bahasa daerah Damal dan Amungme sebesar Rp 1 miliar.
- Gereja
KINGMI sebesar Rp 2,5 miliar.
- Gereja
Golingku sebesar Rp 1 miliar melalui transfer.
Rehabilitasi gereja di Tanah
Merah yang dijadwalkan diserahkan secara resmi pada Jumat (21/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Puncak
menegaskan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah akan dilakukan secara
bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Dukungan tersebut mencakup
berbagai denominasi gereja, termasuk Kingmi, GKIP, GKI, Katolik, dan denominasi
lainnya.
Pemerintah berharap pembangunan
sarana ibadah dapat terus berjalan sehingga masyarakat dapat memperoleh tempat
ibadah yang layak dan pelayanan keagamaan dapat berlangsung dengan baik. (Diskominfo
Puncak)