25 Chainsaw untuk Pemuda OAP Puncak, Tak Boleh Disimpan di Rumah


K.F: Kepala Disnakerperindag saat membagian Chainsaw di gedung BLK Ilaga.

ILAGA – Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) membagikan 25 unit mesin gergaji (chainsaw) kepada Orang Asli Papua (OAP). Penyerahan berlangsung di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Perindag Kabupaten Puncak, Rabu (4/11/2026).

Pembagian alat potong kayu ini, menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) 2026.

Kepala Disnakerindag Puncak, Ruth Alom, mengatakan bantuan ini bertujuan mendorong pemuda Papua mengembangkan usaha pengolahan kayu secara berkelompok agar memperoleh penghasilan dan membantu ekonomi keluarga.

“Dengan adanya chainsaw, anak-anak Papua dapat berusaha membelah kayu secara berkelompok. Hasilnya bisa dijual untuk menghidupi keluarga. Bahkan, ketika ada pembangunan gereja maupun bangunan lainnya, mereka diharapkan bisa menjadi pemasok kayu,” ungkap Ruth.

Ke-25 unit chainsaw dibagikan per kelompok, dengan harapan setiap kelompok beranggotakan lima orang atau lebih. Pola ini dipilih agar peralatan bisa dijaga dan dimanfaatkan bersama, karena pembagian sebelumnya dilakukan secara perorangan.

“Alat ini jangan disimpan di rumah, tetapi harus digunakan untuk berusaha dan memperoleh penghasilan,” tegasnya.

Kepala Bidang Tenaga Kerja, Ones Wonda, berharap bantuan tersebut membuka kesempatan kerja bagi pemuda di Ilaga dan mengurangi pengangguran.

Ia menegaskan, chainsaw adalah milik bersama kelompok. Penggunaannya dikoordinasikan melalui ketua kelompok: alat disimpan oleh ketua, dipinjam saat dibutuhkan, dan dikembalikan setelah selesai dipakai.

Salah satu penerima, David Alom, berterima kasih kepada pemerintah atas perhatian kepada para pemuda.


“Dengan adanya chainsaw ini, kami berharap tidak menganggur lagi, tetapi bisa berusaha membelah kayu untuk memperoleh penghasilan,” ungkap David.

Melalui bantuan Dana Otsus ini, Pemkab Puncak berharap pemuda OAP mampu mengembangkan usaha produktif, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. (Diskominfo Puncak)